Eksposisi Surat
Paulus kepada Jemaat di Efesus
oleh
: Pdt. Budi Asali M.Div.
Ef 1:3-14 - “(3)
Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus yang dalam Kristus telah
mengaruniakan kepada kita segala berkat rohani di dalam sorga. (4) Sebab di
dalam Dia Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan, supaya kita kudus
dan tak bercacat di hadapanNya. (5) Dalam kasih Ia telah menentukan kita dari
semula oleh Yesus Kristus untuk menjadi anak-anakNya, sesuai dengan kerelaan
kehendakNya, (6) supaya terpujilah kasih karuniaNya yang mulia, yang
dikaruniakanNya kepada kita di dalam Dia, yang dikasihiNya. (7) Sebab di dalam
Dia dan oleh darahNya kita beroleh penebusan, yaitu pengampunan dosa, menurut
kekayaan kasih karuniaNya, (8) yang dilimpahkanNya kepada kita dalam segala
hikmat dan pengertian. (9) Sebab Ia telah menyatakan rahasia kehendakNya
kepada kita, sesuai dengan rencana kerelaanNya, yaitu rencana kerelaan yang
dari semula telah ditetapkanNya di dalam Kristus (10) sebagai persiapan
kegenapan waktu untuk mempersatukan di dalam Kristus sebagai Kepala segala
sesuatu, baik yang di sorga maupun yang di bumi. (11) Aku katakan ‘di dalam
Kristus’, karena di dalam Dialah kami mendapat bagian yang dijanjikan - kami
yang dari semula ditentukan untuk menerima bagian itu sesuai dengan maksud
Allah, yang di dalam segala sesuatu bekerja menurut keputusan kehendakNya -
(12) supaya kami, yang sebelumnya telah menaruh harapan pada Kristus, boleh
menjadi puji-pujian bagi kemuliaanNya. (13) Di dalam Dia kamu juga - karena
kamu telah mendengar firman kebenaran, yaitu Injil keselamatanmu - di dalam
Dia kamu juga, ketika kamu percaya, dimeteraikan dengan Roh Kudus, yang
dijanjikanNya itu. (14) Dan Roh Kudus itu adalah jaminan bagian kita sampai
kita memperoleh seluruhnya, yaitu penebusan yang menjadikan kita milik Allah,
untuk memuji kemuliaanNya”.
Ay
3 menunjukkan bahwa sumber berkat adalah Allah Bapa, bukan setan, dan bukan pula
manusia, sekalipun Allah sering menggunakan manusia sebagai saluran berkatNya.
Ay
3 berkata: ‘berkat rohani di
surga’.
Dalam
Perjanjian Lama lebih ditekankan berkat jasmani.
Bdk.
Ul 28:1-14 - “(1) ‘Jika engkau baik-baik mendengarkan suara
TUHAN, Allahmu, dan melakukan dengan setia segala perintahNya yang kusampaikan
kepadamu pada hari ini, maka TUHAN, Allahmu, akan mengangkat engkau di atas
segala bangsa di bumi. (2) Segala berkat ini akan datang kepadamu dan menjadi
bagianmu, jika engkau mendengarkan suara TUHAN, Allahmu: (3) Diberkatilah engkau
di kota dan diberkatilah engkau di ladang. (4) Diberkatilah buah kandunganmu,
hasil bumimu dan hasil ternakmu, yakni anak lembu sapimu dan
kandungan kambing dombamu. (5) Diberkatilah bakulmu dan tempat
adonanmu. (6) Diberkatilah engkau pada waktu masuk dan diberkatilah engkau
pada waktu keluar. (7) TUHAN akan membiarkan musuhmu yang maju berperang
melawan engkau, terpukul kalah olehmu. Bersatu jalan mereka akan menyerangi
engkau, tetapi bertujuh jalan mereka akan lari dari depanmu. (8) TUHAN akan
memerintahkan berkat ke atasmu di dalam lumbungmu dan di dalam segala
usahamu; Ia akan memberkati engkau di negeri yang diberikan kepadamu oleh TUHAN,
Allahmu. (9) TUHAN akan menetapkan engkau sebagai umatNya yang kudus, seperti
yang dijanjikanNya dengan sumpah kepadamu, jika engkau berpegang pada perintah
TUHAN, Allahmu, dan hidup menurut jalan yang ditunjukkanNya. (10) Maka segala
bangsa di bumi akan melihat, bahwa nama TUHAN telah disebut atasmu, dan mereka
akan takut kepadamu. (11) Juga TUHAN akan melimpahi engkau dengan kebaikan dalam
buah kandunganmu, dalam hasil ternakmu dan dalam hasil bumimu - di tanah yang
dijanjikan TUHAN dengan sumpah kepada nenek moyangmu untuk memberikannya
kepadamu. (12) TUHAN akan membuka bagimu perbendaharaanNya yang melimpah, yakni
langit, untuk memberi hujan bagi tanahmu pada masanya dan memberkati
segala pekerjaanmu, sehingga engkau memberi pinjaman kepada banyak bangsa,
tetapi engkau sendiri tidak meminta pinjaman. (13) TUHAN akan mengangkat engkau
menjadi kepala dan bukan menjadi ekor, engkau akan tetap naik dan bukan turun,
apabila engkau mendengarkan perintah TUHAN, Allahmu, yang kusampaikan pada hari
ini kaulakukan dengan setia, (14) dan apabila engkau tidak menyimpang ke kanan
atau ke kiri dari segala perintah yang kuberikan kepadamu pada hari ini, dengan
mengikuti allah lain dan beribadah kepadanya.”.
Tetapi
dalam Perjanjian Baru sekalipun berkat jasmani juga ada (Mat 6:11 Mat 6:25-34),
tetapi berkat rohani jauh lebih ditekankan.
1Kor 1:5-7
- “(5) Sebab di dalam Dia kamu telah menjadi kaya dalam segala
hal: dalam segala macam perkataan dan segala macam pengetahuan, (6) sesuai
dengan kesaksian tentang Kristus, yang telah diteguhkan di antara kamu. (7)
Demikianlah kamu tidak kekurangan dalam suatu karuniapun sementara kamu
menantikan penyataan Tuhan kita Yesus Kristus”.
Ro 15:13
- “Semoga Allah, sumber pengharapan, memenuhi
kamu dengan segala sukacita dan damai sejahtera dalam iman kamu, supaya oleh
kekuatan Roh Kudus kamu berlimpah-limpah dalam pengharapan”.
2Kor 1:5
- “Sebab sama seperti kami mendapat bagian
berlimpah-limpah dalam kesengsaraan Kristus, demikian pula oleh Kristus kami
menerima penghiburan berlimpah-limpah”.
Ef 2:7
- “supaya pada masa yang akan datang Ia menunjukkan kepada kita kekayaan
kasih karuniaNya yang melimpah-limpah sesuai dengan kebaikanNya terhadap
kita dalam Kristus Yesus”.
Yak 2:5
- “Dengarkanlah, hai saudara-saudara yang kukasihi! Bukankah Allah
memilih orang-orang yang dianggap miskin oleh dunia ini untuk menjadi kaya
dalam iman dan menjadi ahli waris Kerajaan yang telah dijanjikanNya kepada
barangsiapa yang mengasihi Dia?”.
Penerapan:
bandingkan ini dengan banyak gereja jaman sekarang, yang selalu menekankan
berkat jasmani, seperti kesembuhan, kekayaan (Theologia Kemakmuran), sukses,
dsb.
A)
Berkat yang berhubungan dengan masa lalu.
Berkat
rohani yang berhubungan dengan masa lalu adalah pemilihan / election.
Ay 4,5,11
- “(4) Sebab di dalam Dia Allah telah memilih kita sebelum dunia
dijadikan, supaya kita kudus dan tak bercacat di hadapanNya. (5) Dalam kasih
Ia telah menentukan kita dari semula oleh Yesus Kristus untuk menjadi
anak-anakNya, sesuai dengan kerelaan kehendakNya, ... (11) Aku katakan ‘di
dalam Kristus’, karena di dalam Dialah kami mendapat bagian yang dijanjikan -
kami yang dari semula ditentukan untuk menerima bagian itu sesuai dengan
maksud Allah, yang di dalam segala sesuatu bekerja menurut keputusan
kehendakNya”.
Doktrin
Predestinasi Calvinisme mempersoalkan 2 hal:
·
election,
yaitu penentuan orang-orang tertentu untuk diselamatkan.
Ayat-ayat
Kitab Suci lain yang mendukung adanya election
ialah:
Mat 11:25-27
- “(25) Pada waktu itu berkatalah Yesus: ‘Aku bersyukur kepadaMu,
Bapa, Tuhan langit dan bumi, karena semuanya itu Engkau sembunyikan bagi
orang bijak dan orang pandai, tetapi Engkau nyatakan kepada orang kecil.
(26) Ya Bapa, itulah yang berkenan kepadaMu. (27) Semua telah diserahkan
kepadaKu oleh BapaKu dan tidak seorangpun mengenal Anak selain Bapa, dan tidak
seorangpun mengenal Bapa selain Anak dan orang yang kepadanya Anak itu
berkenan menyatakannya”.
Mat 24:22,24,31
- “(22) Dan sekiranya waktunya tidak dipersingkat, maka dari segala
yang hidup tidak akan ada yang selamat; akan tetapi oleh karena orang-orang
pilihan waktu itu akan dipersingkat. ... (24) Sebab Mesias-mesias palsu dan
nabi-nabi palsu akan muncul dan mereka akan mengadakan tanda-tanda yang dahsyat
dan mujizat-mujizat, sehingga sekiranya mungkin, mereka menyesatkan orang-orang
pilihan juga. ... (31) Dan Ia akan menyuruh keluar malaikat-malaikatNya
dengan meniup sangkakala yang dahsyat bunyinya dan mereka akan mengumpulkan orang-orang
pilihanNya dari keempat penjuru bumi, dari ujung langit yang satu ke ujung
langit yang lain”.
Mat 25:34
- “Dan Raja itu akan berkata kepada mereka yang di sebelah kananNya:
Mari, hai kamu yang diberkati oleh BapaKu, terimalah Kerajaan yang telah
disediakan bagimu sejak dunia dijadikan”.
Kis 13:48
- “Mendengar itu bergembiralah semua orang yang tidak mengenal Allah
dan mereka memuliakan firman Tuhan; dan semua orang yang ditentukan Allah
untuk hidup yang kekal, menjadi percaya”.
Kis 18:10
- “Sebab Aku menyertai engkau dan tidak ada seorangpun yang akan
menjamah dan menganiaya engkau, sebab banyak umat-Ku di kota ini.’”.
Ro 8:29-30,33
- “(29) Sebab semua orang yang dipilihNya dari semula, mereka
juga ditentukanNya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran AnakNya,
supaya Ia, AnakNya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara. (30) Dan mereka
yang ditentukanNya dari semula, mereka itu juga dipanggilNya. Dan mereka
yang dipanggilNya, mereka itu juga dibenarkanNya. Dan mereka yang dibenarkanNya,
mereka itu juga dimuliakanNya. ... (33) Siapakah yang akan menggugat orang-orang
pilihan Allah? Allah, yang membenarkan mereka? Siapakah yang akan menghukum
mereka?”.
Ro 9:10-24 - “(10) Tetapi bukan hanya itu saja. Lebih terang
lagi ialah Ribka yang mengandung dari satu orang, yaitu dari Ishak, bapa leluhur
kita. (11) Sebab waktu anak-anak
itu belum dilahirkan dan belum melakukan yang baik atau yang jahat, - supaya
rencana Allah tentang pemilihanNya diteguhkan, bukan berdasarkan perbuatan,
tetapi berdasarkan panggilanNya - (12) dikatakan kepada Ribka: ‘Anak yang tua
akan menjadi hamba anak yang muda,’ (13) seperti ada tertulis: ‘Aku
mengasihi Yakub, tetapi membenci Esau.’ (14) Jika demikian, apakah yang
hendak kita katakan? Apakah Allah tidak adil? Mustahil! (15) Sebab Ia
berfirman kepada Musa: ‘Aku akan menaruh belas kasihan kepada siapa Aku mau
menaruh belas kasihan dan Aku akan bermurah hati kepada siapa Aku mau bermurah
hati.’ (16) Jadi hal itu tidak tergantung pada kehendak orang atau usaha
orang, tetapi kepada kemurahan hati Allah. (17) Sebab Kitab Suci berkata
kepada Firaun: ‘Itulah sebabnya Aku membangkitkan engkau, yaitu supaya Aku
memperlihatkan kuasaKu di dalam engkau, dan supaya namaKu dimasyhurkan di
seluruh bumi.’ (18) Jadi Ia menaruh belas kasihan kepada siapa yang
dikehendakiNya dan Ia menegarkan hati siapa yang dikehendakiNya. (19)
Sekarang kamu akan berkata kepadaku: ‘Jika demikian, apa lagi yang masih
disalahkanNya? Sebab siapa yang menentang kehendakNya?’ (20) Siapakah kamu,
hai manusia, maka kamu membantah Allah? Dapatkah yang dibentuk berkata kepada
yang membentuknya: ‘Mengapakah engkau membentuk aku demikian?’ (21) Apakah
tukang periuk tidak mempunyai hak atas tanah liatnya, untuk membuat dari gumpal
yang sama suatu benda untuk dipakai guna tujuan yang mulia dan suatu benda lain
untuk dipakai guna tujuan yang biasa? (22) Jadi, kalau untuk menunjukkan
murkaNya dan menyatakan kuasaNya, Allah menaruh kesabaran yang besar terhadap benda-benda
kemurkaanNya, yang telah disiapkan untuk kebinasaan - (23) justru untuk
menyatakan kekayaan kemuliaanNya atas benda-benda belas kasihanNya yang telah
dipersiapkanNya untuk kemuliaan, (24) yaitu kita, yang telah dipanggilNya
bukan hanya dari antara orang Yahudi, tetapi juga dari antara bangsa-bangsa
lain”.
Ro 11:5-7,25
- “(5) Demikian juga pada waktu ini ada tinggal suatu sisa, menurut pilihan
kasih karunia. (6) Tetapi jika hal itu terjadi karena kasih karunia, maka
bukan lagi karena perbuatan, sebab jika tidak demikian, maka kasih karunia itu
bukan lagi kasih karunia. (7) Jadi bagaimana? Israel tidak memperoleh apa yang
dikejarnya, tetapi orang-orang yang terpilih telah memperolehnya. Dan
orang-orang yang lain telah tegar hatinya, ... (25) Sebab, saudara-saudara,
supaya kamu jangan menganggap dirimu pandai, aku mau agar kamu mengetahui
rahasia ini: Sebagian dari Israel telah menjadi tegar sampai jumlah yang
penuh dari bangsa-bangsa lain telah masuk”.
2Tes 2:13
- “Akan tetapi kami harus selalu mengucap syukur kepada Allah karena
kamu, saudara-saudara, yang dikasihi Tuhan, sebab Allah dari mulanya telah
memilih kamu untuk diselamatkan dalam Roh yang menguduskan kamu dan dalam
kebenaran yang kamu percayai”.
2Tim 1:9
- “Dialah yang menyelamatkan kita dan memanggil kita dengan
panggilan kudus, bukan berdasarkan perbuatan kita, melainkan berdasarkan
maksud dan kasih karuniaNya sendiri, yang telah dikaruniakan kepada kita dalam
Kristus Yesus sebelum permulaan zaman”.
2Tim 2:10
- “Karena itu aku sabar menanggung semuanya itu bagi orang-orang
pilihan Allah, supaya mereka juga mendapat keselamatan dalam Kristus Yesus
dengan kemuliaan yang kekal”.
Tit 1:1
- “dan berpegang kepada perkataan yang benar, yang sesuai dengan
ajaran yang sehat, supaya ia sanggup menasihati orang berdasarkan ajaran itu dan
sanggup meyakinkan penentang-penentangnya”.
Yak 2:5
- “Dengarkanlah, hai saudara-saudara yang kukasihi! Bukankah Allah
memilih orang-orang yang dianggap miskin oleh dunia ini untuk menjadi kaya dalam
iman dan menjadi ahli waris Kerajaan yang telah dijanjikanNya kepada barangsiapa
yang mengasihi Dia?”.
1Pet 1:1-2
- “(1) Dari Petrus, rasul Yesus Kristus, kepada orang-orang
pendatang, yang tersebar di Pontus, Galatia, Kapadokia, Asia Kecil dan Bitinia,
(2) yaitu orang-orang yang dipilih, sesuai dengan rencana Allah, Bapa
kita, dan yang dikuduskan oleh Roh, supaya taat kepada Yesus Kristus dan
menerima percikan darahNya. Kiranya kasih karunia dan damai sejahtera makin
melimpah atas kamu”.
·
reprobation,
yaitu penentuan orang-orang tertentu untuk dibinasakan.
Ayat-ayat
Kitab Suci yang mendukung adanya reprobation
ialah:
Amsal 16:4 - “TUHAN membuat segala sesuatu untuk tujuannya
masing-masing, bahkan orang fasik dibuatNya untuk hari malapetaka”.
Yoh 17:12 - “Selama
Aku bersama mereka, Aku memelihara mereka dalam namaMu, yaitu namaMu yang telah
Engkau berikan kepadaKu; Aku telah menjaga mereka dan tidak ada seorangpun dari
mereka yang binasa selain dari pada dia yang telah ditentukan untuk binasa,
supaya genaplah yang tertulis dalam Kitab Suci”.
Ro 9:13,17,18,21-22 - “(13) seperti ada tertulis: ‘Aku mengasihi
Yakub, tetapi membenci Esau.’ ... (17) Sebab Kitab Suci berkata kepada
Firaun: ‘Itulah sebabnya Aku membangkitkan engkau, yaitu supaya Aku
memperlihatkan kuasaKu di dalam engkau, dan supaya namaKu dimasyhurkan di
seluruh bumi.’ (18) Jadi Ia menaruh belas kasihan kepada siapa yang
dikehendakiNya dan Ia menegarkan hati siapa yang dikehendakiNya. ... (21)
Apakah tukang periuk tidak mempunyai hak atas tanah liatnya, untuk membuat dari
gumpal yang sama suatu benda untuk dipakai guna tujuan yang mulia dan suatu
benda lain untuk dipakai guna tujuan yang biasa? (22) Jadi, kalau untuk
menunjukkan murkaNya dan menyatakan kuasaNya, Allah menaruh kesabaran yang besar
terhadap benda-benda kemurkaanNya, yang telah disiapkan untuk kebinasaan”.
1Pet 2:8
- “Mereka tersandung padanya,
karena mereka tidak taat kepada Firman Allah; dan untuk itu mereka juga telah
disediakan”.
Yudas 4 - “Sebab
ternyata ada orang tertentu yang telah masuk menyelusup di tengah-tengah kamu,
yaitu orang-orang yang telah lama ditentukan untuk dihukum. Mereka adalah
orang-orang yang fasik, yang menyalahgunakan kasih karunia Allah kita untuk
melampiaskan hawa nafsu mereka, dan yang menyangkal satu-satunya Penguasa dan
Tuhan kita, Yesus Kristus”.
Ayat-ayat
tentang reprobation jauh lebih sedikit
daripada tentang election, karena
Kitab Suci ditulis untuk menunjukkan jalan keselamatan, bukan jalan kebinasaan.
Louis
Berkhof: “Since the Bible is primarily a revelation of redemption, it naturally
does not have as much to say about reprobation as about election. But what it
says is quite sufficient” (= Karena Alkitab
terutama merupakan wahyu tentang penebusan, secara alamiah Alkitab tidak
berbicara tentang reprobation sebanyak
tentang election. Tetapi apa yang
Alkitab katakan sudah cukup) - ‘Systematic
Theology’, hal 118.
Keberatan
/ serangan terhadap doktrin Predestinasi:
1)
Ajaran Arminian berkata: ‘Kita menjadi orang Kristen karena kita
mau percaya / kita yang memilih, bukan
karena Allah yang memilih kita’.
Tetapi
ay 4,5,11 jelas mengatakan bahwa Allah
yang memilih kita.
2)
Ada pula yang berkata: ‘Allah memilih kita karena Dia tahu kita akan
percaya / menjadi baik’. Ini tidak mungkin karena:
a)
Itu tidak lagi bisa dikatakan ‘memilih’ atau ‘menentukan’ seperti
yang dikatakan dalam ay 4,5,11. Kalau Allah tahu bahwa orang-orang itu akan
menjadi baik / berman, maka tanpa Ia pilih / tentukanpun orang-orang itu akan
menjadi baik / beriman. Apa gunanya pemilhan / penentuan itu?
b)
Tujuan election adalah supaya
‘kita menjadi yang kudus dan tidak bercacat’ (ay 4) dan dengan demikian
Allah akan dipermuliakan (ay 6,12,14).
Jadi:
·
kekudusan adalah buah / tujuan dari election, bukan
akar / penyebab dari election.
·
ketika Allah memilih, dalam pikiranNya, kita
‘najis’ / ‘tak kudus’.
c)
Kata-kata ‘kerelaan kehendakNya’ (ay 5 bdk. Ro 9:11) jelas
menunjukkan bahwa kita dipilih bukan karena Allah tahu kita akan percaya /
jadi baik, tetapi semata-mata karena kerelaan hati Allah (saksirnya Allah /
saksenengnya Allah). Ini adalah Kedaulatan Allah!
3)
Ada yang berkata ‘Predestinasi ini membuang tanggung jawab / kewajiban
manusia’.
Ini
jelas salah, karena dalam ay 13 ditunjukkan apa yang harus dilakukan oleh
manusia, yaitu mendengarkan Firman Tuhan dan percaya. Dan bagi yang sudah
percaya, harus mau memberitakan Injil.
Dalam
rencana Allah ada hal-hal yang tersembunyi / dirahasiakan oleh Allah dan ada juga hal-hal yang dinyatakan kepada kita
oleh Allah [yaitu yang ada dalam Firman Tuhan / Alkitab (Ul 29:29)].
Ul 29:29
- “Hal-hal yang tersembunyi ialah bagi TUHAN, Allah kita,
tetapi hal-hal yang dinyatakan ialah bagi kita dan bagi anak-anak kita
sampai selama-lamanya, supaya kita melakukan segala perkataan hukum Taurat
ini.’”.
Ayat
ini mengatakan bahwa hal-hal yang tersembunyi itu adalah bagi Allah, jadi
itu tidak boleh dijadikan dasar hidup kita.
Hal-hal
yang dinyatakan adalah bagi kita dan harus dijadikan dasar hidup.
‘Siapa
yang dipilih dan siapa yang tidak
dipilih’ adalah rahasia Allah dan itu tidak boleh dijadikan dasar kehidupan
kita.
Tetapi
Firman Tuhan (hal yang dinyatakan), dengan jelas berkata bahwa:
·
Kita harus mendengarkan Firman Tuhan.
·
Kita harus percaya kepada Kristus.
·
Kita harus memberitakan Injil.
Kita
wajib dan bertanggung jawab untuk melakukan semua itu.
4)
Ada pula yang berkata ‘Doktrin ini menyebabkan
kita sombong’.
Ini
jelas juga salah, karena orang yang betul-betul mengenal Predestinasi, pasti
menyadari bahwa ia dipilih bukan karena ada sesuatupun yang baik dalam dirinya,
tetapi hanya karena kerelaan hati Allah. Ini seharusnya justru membuatnya
menjadi rendah hati dan senantiasa
bersyukur kepada Tuhan.
Sebaliknya,
doktrin Arminianisme yang mengatakan bahwa seseorang bisa percaya karena ia
memilih untuk percaya, menjadikan manusia itu mempunyai jasa dalam
keselamatannya. Itu yang menjadikan seseorang sombong!
B)
Berkat yang berhubungan dengan masa sekarang.
Berkat
rohani yang berhubungan dengan masa sekarang ialah:
·
kita menjadi anak Allah (ay 5).
·
kita mendapat pengampunan (ay 7).
Kedua
hal itu dimungkinkan karena adanya Penebusan. Penebusan adalah pembebasan
seorang budak dengan pembayaran uang.
¨
Kristus membayar dengan darahNya.
Ay 7:
“Sebab di dalam Dia dan oleh darahNya kita beroleh penebusan,
yaitu pengampunan dosa, menurut kekayaan kasih karuniaNya”.
Bdk.
1Pet 1:18-19 - “(18) Sebab kamu tahu, bahwa kamu telah
ditebus dari cara hidupmu yang sia-sia yang kamu warisi dari nenek moyangmu
itu bukan dengan barang yang fana, bukan pula dengan perak atau emas, (19)
melainkan dengan darah yang mahal, yaitu darah Kristus yang sama seperti
darah anak domba yang tak bernoda dan tak bercacat”.
¨
Kristus membayar kepada Allah, bukan kepada setan.
¨
Kristus menebus kita dari perhambaan dosa.
Karena
adanya penebusan, maka ada:
à
adopsi (pengangkatan anak).
à
pengampunan.
Seorang
anak :
*
harus seperti bapanya, karena itu harus didisiplin
(Ibr 2:10), supaya menjadi kudus dan tidak bercacat (ay 4 bdk. Mat 5:48).
*
adalah obyek kasih, karena itu ia diampuni.
*
adalah ahli waris (Ro 8:17).
C)
Berkat yang berhubungan dengan masa yang akan datang.
1)
Ay 10: Kristus sebagai Kepala segala sesuatu, baik yang di surga,
maupun yang di bumi.
Ada
bermacam-macam tafsiran tentang tentang kata-kata ‘segala sesuatu,
baik di surga maupun di bumi’ ini:
·
seluruh penciptaan.
·
semua mahluk cerdas / berakal.
·
malaikat dan orang-orang pilihan.
·
hanya orang-orang pilihan saja (baik yang mati di
surga maupun yang hidup di bumi).
Charles
Hodge berkata bahwa text in berbicara soal penebusan. Jadi, arti yang benar
adalah ‘orang-orang pilihan’, karena hanya merekalah yang mendapat
penebusan. Penafsiran ini juga sesuai dengan Ef 1:22-23 dan Kol 1:20.
Sekarang,
belum semua orang pilihan menjadi orang percaya, tetapi nanti semua akan
percaya, dan Kristus akan menjadi Kepala dari mereka semua.
2)
Dalam ay 14 ada kata ‘penebusan’
(APOLUTROSIS) yang bisa berarti:
a)
Pembebasan dari kutuk hukum Taurat / hukuman dosa.
b)
Pembebasan dari segala kejahatan dan
penderitaan; ini akan terjadi pada hari kedatangan Kristus keduakalinya.
Ay 14
jelas berhubungan dengan arti yang ke 2 ini. Bandingkan dengan Luk 21:28
(penyelamatan = APOLUTROSIS) dan Ro 8:23 (pembebasan = APOLUTROSIS).
Luk 21:28
- “Apabila semuanya itu mulai terjadi, bangkitlah dan angkatlah
mukamu, sebab penyelamatanmu sudah dekat.’”.
Ro 8:23
- “Dan bukan hanya mereka saja, tetapi kita yang telah menerima
karunia sulung Roh, kita juga mengeluh dalam hati kita sambil menantikan
pengangkatan sebagai anak, yaitu pembebasan tubuh kita”.
Ay 13-14:
“(13) Di dalam Dia kamu juga - karena kamu telah mendengar firman
kebenaran, yaitu Injil keselamatanmu - di dalam Dia kamu juga, ketika kamu
percaya, dimeteraikan dengan Roh Kudus, yang dijanjikanNya itu.
(14) Dan Roh Kudus itu adalah jaminan bagian kita sampai kita memperoleh
seluruhnya, yaitu penebusan yang menjadikan kita milik Allah, untuk memuji
kemuliaanNya”.
Ay 13-14
berbicara tentang Roh Kudus yang disebut sebagai:
1)
‘Yang dijanjikanNya itu’.
Memang
Roh Kudus berulang-ulang dijanjikan, baik dalam Perjanjian Lama (misalnya dalam
kitab Yehezkiel maupun Perjanjian Baru).
2)
‘Meterai’.
Jadi
dalam text ini kita bisa melihat Allah Tritunggal. Bapa memilih, Anak menebus,
Roh Kudus sebagai meterai.
Arti
meterai:
·
menyatakan bahwa kita benar / menyatakan kita
sebagai anak Allah.
·
tanda pemilikan.
Jadi,
kita dimeteraikan artinya kita ditandai sebagai milik Allah.
·
tanda kepastian.
Jadi,
kita dimeteraikan artinya kita pasti selamat.
Kita
dimeteraikan oleh Roh Kudus / kita menerima Roh Kudus pada saat kita percaya (ay
13 - ‘ketika kamu percaya’. bdk. Kis 2:38).
3)
Jaminan.
Kata
bahasa Yunaninya adalah ARRABON, yang artinya adalah ‘uang muka’.
Uang
muka ini mengesahkan suatu kontrak / pembelian, dan memberikan kepastian bahwa
pembayaran akan dilunasi. Roh Kudus disebut sebagai uang muka, menunjukkan bahwa
Ia adalah jaminan bagi keselamatan maupun berkat-berkat yang lain. Jadi Roh
Kuduslah yang menyebabkan kita bisa pasti bahwa berkat-berkat tersebut di atas
akan kita terima. Jadi, Roh Kudus juga merupakan jaminan bagi kita bahwa
keselamatan kita tidak akan bisa hilang.
Dalam
text ini, kata-kata ‘di dalam Kristus’ atau ‘di dalam Dia’ muncul
berulang-ulang.
Orang-orang
yang tidak percaya ada ‘di dalam Adam’; mereka tidak akan menerima
berkat-berkat ini. Tetapi orang-orang yang percaya ada ‘di dalam Kristus’;
mereka adalah penerima berkat-berkat ini.
Dalam
ay 11-12, Paulus menggunakan kata ‘kami’, artinya orang Yahudi.
Dalam
ay 13, Paulus menggunakan kata ‘kamu’, artinya orang Efesus / Non
Yahudi.
Dalam
ay 14, Paulus menggunakan kata ‘kita’, artinya gabungan antara Yahudi
dan non Yahudi.
Jadi,
Paulus menghancurkan ‘tembok pemisah’ antara Yahudi dan non Yahudi. Semua
orang dari bangsa apapun, asal mereka ada ‘di dalam Kristus’, akan menerima
berkat-berkat ini.
Bagi
orang yang belum percaya: Percayalah! Supaya juga bisa menerima berkat itu.
Bagi
yang sudah percaya: Pujilah Tuhan seperti yang dilakukan oleh Paulus (ay 3,14)
dan beritakan Injil supaya lebih banyak orang terima berkat-berkat ini!
-o0o-
Author : Pdt. Budi Asali,M.Div.
E-mail : buas22@yahoo.com
e-mail us at golgotha_ministry0@yahoo.com
Link ke Channel Video Khotbah2 Pdt. Budi Asali di Youtube:
https://www.youtube.com/channel/UCP6lW2Ak1rqIUziNHdgp3HQ
Channel Live Streaming Youtube : bit.ly/livegkrigolgotha / budi asali